Program Dokter Cilik

Parenting

Belum lama ini, Omni Hospital Alam Sutera Tangerang lewat program Corporate Social Responsibility menggelar kegiatan “Aku Dokter Cilik.” Acara ini merupakan komitmen Omni Hospital dalam memberikan edukasi pendidikan kesehatan sejak dini serta pengenalan profesi dokter kepada anak-anak. Program ini dilakukan melalui metode bermain sambil belajar untuk anak usia 4-12 tahun.

Selama mengikuti program tanpa biaya ini, anak-anak dapat bermain peran menjadi dokter dengan peralatan dan fasilitas yang sesunggunya. Contoh, di bagian area poliklinik tersedia ruang-ruang khusus di mana anak dapat melihat dan belajar secara langsung praktik ilmu kedokteran. Ada ruang bidan, ruang gawat darurat, ruang operasi, klinik dokter gigi, apotek, dan masih banyak lagi. Di akhir acara, setelah anak-anak merasakan asyiknya bermain menjadi dokter, mereka juga mendapatkan sertifi kat dan tanda tugas sebagai “Aku Dokter Cilik,” sudah dilaksanakan.

Saat penutupan, dr. Senta Lucia, MM, Direktur Omni Hospital Alam Sutera, mengatakan program ini diharapkan anak-anak dapat mengembangkan sifat ringan tangan, kepedulian dan tolong menolong. Bermain peran juga dapat mendorong anak-anak mengembangkan minat dan bakat mereka dalam mewujudkan cita-cita, khususnya profesi dokter.

Tanggung Jawab ABK

Bagaimana dengan anak berkebutuhan khusus (ABK) apakah rasa tanggung jawabnya bisa dilatih? Bisa! Perlakukan ABK sama dengan anak normal. Mereka juga akan selalu melihat dan mengamati orangtua. Sekali lagi, setiap anak belajar dari proses imitasi. Jadi, selalu beri contoh dan libatkan ABK dalam kegiatan sehari-hari. Justru anak-anak berkebutuhan khusus jka dilatih cenderung akan jauh lebih disiplin. Keterlibatan ABK pada kegiatan sehari-hari tidak perlu dikonsultasikan kepada psikolog. Cukup kenali sejauh mana perkembangan anak.; baik ­ sik maupun mental. Dengan begitu, kita akan mengetahui secara tepat metode apa yang cocok untuk menerapkan rasa tanggung jawab padanya.

Pentingnya Peran PAPA

Ayah juga mengambil peran penting dalam menanamkan rasa tanggung jawab pada anak. Ayah dapat mengajak anak untuk ikut mengunci pagar, membersihkan motor atau mobil sehingga dapat terbentuk pula quality time antara ayah dan anak. Dengan adanya peran ayah bukan berati ada perbedaan tanggung jawab antara ibu dan ayah. Semua orang di dalam keluarga harus menunjukkan tanggung jawabnya dan harus dilibatkan, tidak ada yang mendapat dispensasi atau perbedaan.

Untuk anak yang ingin mahir dalam berbahasa Jerman bisa mengikuti program bimbel bahasa Jerman di Bandung.

Poppy pipy

Poppy Pipy adalah seorang blogger yang sangat menyukai hobi menulis sejak kecil, selain mengelola blog ini, poppy pipy juga menulis di blog-blog lainnya, poppy sangat menyukai menulis soal fashion dan traveling,contoh beberapa tulisannya adalah sebagai berikut Tren Model Baju Gamis Terbaru, Tips Liburan Ke Kuala Lumpur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *