Tentang Bayi Prematur Bagian 4

Parenting

KEMUNGKINAN HIDUP

Banyak mitos beredar tentang kemungkinan hidup bayi prematur. Misal, jika bayi prematur lahir pada usia bulan ganjil, seperti bulan ke-7 akan memiliki kemungkinan hidup yang lebih baik jika bayi dilahirkan di bulan ke-8. Faktanya, makin lama bayi berada di dalam kandungan ibu, makin tinggi kemungkinan hidup bayi itu karena organ-organ tubuh bayi makin berkembang sehingga dapat berfungsi secara optimal. March of Dimes, Quint Boenker Preemie Survival Foundation mengadakan penelitian mengenai kemungkinan hidup bayi prematur berdasarkan lama kehamilan.

PENCEGAHAN

• Pencegahan primer ditujukan pada semua wanita. Caranya dengan meningkatkan asupan nutrisi, mengurangi penyalahgunaan obat-obatan, berhenti merokok, menghindari konsumsi alkohol.

• Pencegahan sekunder. Melakukan perawatan semasa kehamilan dengan teratur agar segala faktor-faktor penyebab prematuritas dapat diketahui sedini mungkin.

• Pencegahan tersier. Mempersiapkan pertolongan awal jika risiko kelahiran prematur telah diketahui, seperti dengan pemberian kortikosteroid (untuk membantu pematangan paru-paru janin), pemberian obat-obatan seperti tokolotik, antibiotik. Selain itu juga dilakukan persiapan persalinan bayi prematur sepertI persiapan NICU dan tim medis yang akan bersiap saat persalinan.

Ada pepatah mengatakan bahwa “mencegah lebih baik daripada terlambat”, maka lebih baik mencegah kelahiran prematur dengan membiasakan pola hidup sehat dengan meningkatkan nutrisi, tidak menggunakan obat-obatan terlarang, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, dan lain – lain.

Fakta Bayi Prematur

• Diperkirakan sekitar 15 juta bayi dilahirkan prematur (usia kehamilan <37 minggu) setiap tahunnya dan jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat.

• Sekitar 1 juta bayi meninggal karena komplikasi dari prematuritas.

• Rata-rata kelahiran prematur di sekitar 184 negara berkisar antara 5–18% dari jumlah kelahiran bayi.

• Prematuritas merupakan penyebab kematian utama bayi baru lahir (4 minggu pertama) dan merupakan penyebab kematian kedua setelah pneumonia pada anak di bawah 5 tahun.

• Sekitar 75% dari bayi prematur dapat hidup dengan kemajuan teknologi kedokteran dan fasilitas perawatan intensif.

• Sekitar 60% kelahiran prematur di dunia itu berasal dari negara Afrika dan Asia Selatan, meski demikian kelahiran prematur merupakan masalah yang bersifat global.

• Berdasarkan data WHO tahun 2013, Indonesia merupakan negara ke-5 dari 10 negara dengan kelahiran bayi prematur tertinggi dunia, dan peringkat ke-9 dari rata-rata kelahiran bayi prematur per 100 kelahiran hidup.

Simak informasi lengkap mengenai tempat les berbahasa Jerman terbaik di Jakarta untuk anda yang ingin mahir berbahasa Jerman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *